Ruang Informasi

Dapatkan Tip dan konsultasikan masalah bangunan Anda kepada kami.

Tips & Artikel

Lindungi Dinding Dapur dengan Backsplash

Saat membahas tentang dapur dan beberapa elemen utama dalam dapur, apakah Anda memikirkan juga mengenai bagian dinding? Bak cuci, meja dapur dan lemari pendingin tentu adalah hal yang paling dibutuhkan saat memasak di dapur. Namun ada baiknya Anda mulai melirik bagian dinding dapur Anda.

Banyak aktivitas memasak, mulai dari memotong sayur dan daging hingga menggoreng, dapat menyebabkan dapur tampak berantakan dan kotor. Cipratan air, minyak atau panasnya api di kompor, misalnya, kerap menyisakan tampilan yang tidak menarik dan meninggalkan kesan jorok pada dinding di belakang area countertop dapur.

Jika Anda mulai jera membersihkan atau mengecat ulang dinding hanya untuk menyembunyikan bekas noda yang sulit dibersihkan tersebut, maka ada solusi yang tepat untuk Anda. Pernahkah Anda mendengar istilah backsplash? Backsplash dapat membantu Anda mendapatkan dapur yang apik, mudah dibersihkan, sekaligus melengkapi keindahan keseluruhan dapur.

Apa itu backsplash? Backsplash adalah bagian yang terletak di belakang countertop yang digunakan untuk melindungi dinding dan lemari dari kerusakan atau kekotoran yang mungkin ditimbulkan saat memasak atau melakukan persiapan memasak.

Seperti halnya countertop dan lantai, ada berbagai macam material yang dapat Anda gunakan untuk membuat backsplash. Anda dapat memilih antara marmer, kaca, keramik, granit atau baja, berdasarkan pertimbangan gaya disain juga efisiensi.

Meski tidak termasuk dalam daftar wajib saat membangun dapur, memasang backsplash di sekeliling tempat mencuci piring adalah pilihan yang bijak. Karena sering terciprat air dan menjadi basah, dinding biasa akan menjadi cepat kotor atau berlumut tanpa lapisan backsplash. Dalam memasang backsplash di belakang tempat mencuci piring diperlukan beberapa trik, sebelum dilakukan pemasangan keramik sebaiknya plesteran di lapisi dahulu oleh pelapis kedap air MU-600 dari Semen Instan MU (Mortar Utama) kemudian untuk perekat keramiknya bisa menggunakan MU-460 (Perekat Keramik Daerah Basah).
 
Memasang backsplash pada dinding dapur tidak memerlukan waktu yang lama dan termasuk mudah. Jika Anda memilih untuk menggunakan bahan keramik misalnya, caranya akan sama dengan memasang tegel keramik pada lantai. Namun yang perlu diperhatikan adalah ketika memasang backsplash keramik di daerah basah dan di daerah lainnya, untuk di daerah basah diperlukan perlakuan khusus karena hanya dengan menutupinya dengan keramik bukan suatu jaminan air akan masuk dan merusak lapisan plester dinding.

Sebelum mulai memasang backsplash dapur Anda pastikan area dinding kering, bersih dan cukup kuat untuk menahan beban material yang akan digunakan (keramik, marmer, granit, dsb). Jika terdapat tanda-tanda dinding lembab, maka tunggulah hingga benar-benar kering dan jangan lupa untuk mengoleskan pelapis kedap air MU-600 diikuti oleh perekat keramik untuk daerah basah MU-460 agar material benar-benar merekat dengan kuat dan terbebas dari rembesan air. Untuk daerah kering kita dapat menggunakan perekat keramik MU-450 (Perekat Keramik Lantai) dari Semen Instan MU (Mortar Utama), sedangkan untuk lapisan atasnya kita dapat menggunakan material keramik, marmer atau granit sesuai dengan pilihan anda.  Akhiri proses ini dengan memasang MU-408 (pengisi nat keramik).


Sumber artikel:
www.doityourself.com/stry
www.diydoctor.org.uk/blog

Sumber foto:
pleasepardontheinconvenience.files.wordpress.com/2007

 

1 | 2  »