Ruang Informasi

Dapatkan Tip dan konsultasikan masalah bangunan Anda kepada kami.

Tips & Artikel

Mengenali Struktur Rangka Dinding Rumah

Anda tentu tahu betapa pentingnya rangka untuk sebuah bangunan, terutama dalam bangunan rumah tinggal. Kini kami akan mengajak Anda untuk mencermati hal yang harus diperhatikan untuk membuat rangka dinding bagi rumah Anda.

Fungsi rangka dinding
Dinding-dinding rumah konvensional memiliki rangka bagian dalam yang terbuat dari kayu. Namun, sebagian rumah yang lebih modern dibangun dengan rangka dari bahan metal. Kedua jenis rangka ini mungkin tidak menyokong beberapa bagian dari rumah. Namun semua rangka dinding harus menyokong semua bagian dinding, jendela dan pintu. Rangka dinding juga harus menyediakan ruang untuk jalur kabel listrik, saluran air, saluran pemanas, penyekatan (insulation), dan fungsi-fungsi lainnya yang harus ditanam ke dalam dinding.
 
Apa saja yang terdapat dalam rangka dinding?


  1. Rangka pokok
    Sebagian dinding dibuat dengan rangka kayu vertikal dan horizontal setebal 2 x 4 inci, sementara rangka kayu 2 x 6 inci digunakan untuk dinding yang lebih kokoh dan membutuhkan ketebalan ekstra. Misalnya saja, untuk dinding kamar mandi yang memerlukan ruang yang lebih besar untuk menanam pipa saluran air di dalamnya. Rangka vertikal dipasang di sepanjang sisi pada setiap jarak 16-24 inci, sementara rangka horizontal untuk bagian atas dibuat dari 2 lapis rangka kayu 2 x 4 inci tadi (double top plate) juga untuk bagian bawah dinding (sole plate).
  2.  

  3. Rangka jendela
    Sedangkan untuk jendela, biasanya memiliki rangka ganda untuk ambang bawahnya yang terbuat dari kayu setebal 2 x 4 juga yang diletakkan secara horizontal. Rangka jendela ini akan memotong kayu rangka pokok dinding. Rangka jendela dibuat sesuai dengan bentuk jendela, berarti 2 horizontal (bagian atas atau header, dan ambang bawah jendela tadi) juga untuk kedua sisi samping (trimmer stud). Rangka samping jendela dipasang melekat dengan rangka pokok dinding (king stud) sebagai penyokongnya.
  4.  

  5. Rangka pintu
    Rangka pintu juga hampir mirip dengan rangka jendela, kecuali untuk pintu tidak diperlukan rangka penyokong ambang bawah pintu. Untuk setiap sisi dinding yang memiliki bukaan, baik itu pintu atau jendela, di antara rangka pokok yang dipasang vertikal sebaiknya dipasang rangka horizontal di tengah-tengahnya (bukan termasuk rangka pokok atas dan bawah) untuk menutup jarak antar balok kayu dan membuatnya lebih kokoh.

Langkah selanjutnya? Tentu saja mengisi rangka tersebut hingga benar-benar memberi bentuk ‘dinding’ tertutup yang akan melindungi Anda dari cuaca, hewan-hewan yang tidak diinginkan, mengamankan dari orang asing/pencuri yang tidak diinginkan dan tentunya memberi privasi untuk penghuni rumah.

Bahan pengisi rangka hingga menjadi dinding yang utuh biasanya menggunakan bata merah atau bata ringan. Agar pasangan bata atau bata ringan pada dinding Anda rapi, gunakan MU-301 (Pasangan Bata & Plester) dari Semen Instan MU (Mortar Utama). Sedangkan untuk pasangan bata ringan, Anda dapat menggunakan MU-380 (Perekat Bata Ringan). Pada saat finishing dinding baik untuk pasangan bata atau bata ringan, gunakan MU-301 (Pasangan Bata & Plester) dan MU-200 (Acian Plesteran & Beton). Untuk informasi lebih lengkap mengenai rangkaian produk-produk Semen Instan MU (Mortar Utama) klik disini.

 
Sumber artikel:
www.extremehowto.com/xh

Sumber foto:
www.franklin.ma.us/auto

Arsip

[Arsip]