Ruang Informasi

Dapatkan Tip dan konsultasikan masalah bangunan Anda kepada kami.

Tips & Artikel

Cara Mengaplikasikan Batu Alam pada Hunian Tempat Tinggal


Mengaplikasikan batu alam di rumah ternyata membawa banyak keuntungan. Selain membuat rumah terkesan alami, bagi Anda yang mengaplikasikannya pada dinding, maka tidak perlu lagi mengeluarkan biaya lebih untuk membeli cat setiap tahunnya. Penempatan batu alam yang sesuai juga bisa membuat hunian terasa tidak monoton.

Namun, hal ini tidak sekedar memasang batu alam begitu saja di dinding rumah Anda. Anda memerlukan teknik khusus dalam memasang batu alam. Berikut tipsnya:

1.    Tentukan pola dan ukuran
Seperti Anda ketahui, beberapa jenis batu alam memiliki ukuran yang tidak beraturan. Untuk itu, tentukanlah dahulu ukuran batu alam serta pola pemasangannya sebelum Anda mulai memasang batu alam pada dinding maupun lantai rumah Anda.

2.    Gunakan material perekat yang tepat
Kuat atau tidaknya batu alam menempel pada dinding atau lantai Anda terletak pada semen yang digunakan. Untuk itu, pakailah adukan semen yang memang dikhususkan untuk ini. Salah satunya adalah semen instan MU-400 (perekat keramik dinding) yang cocok untuk pemasangan keramik, marmer, granit maupun batu alam pada dinding. Sementara untuk lantai, Anda bisa menggunakan semen instan MU-450 (perekat keramik lantai).

3.    Pasang dengan benar
Pemasangan pada dinding:

  • Batu alam memiliki pori-pori yang cukup besar sehingga mudah lepas bila ditempel langsung. Untuk itu sebelum dipasang, rendamlah terlebih dahulu batu alam didalam air.
  • Bersihkan permukaan dinding Anda agar batu alam lebih kuat menempel pada dinding.
  • Masukkan air sebanyak 5,5-6 liter kedalam bak adukan, lalu campur dengan MU-400 (25 kg) dan aduk hingga rata.
  • Pemasangan batu alam dilakukan secara manual dengan roskam bergigi sebagaimana umumnya.
  • Tebal spesi adukan perekat yang dianjurkan adalah 4-8 mm (bergantung pada jenis dan ukuran batu alam), lalu tempelkan ke dinding perlahan-lahan.

Pemasangan pada lantai:

  • Sama halnya dengan dinding, Anda harus membasahi batu alam terlebih dahulu dengan air.
  • Masukkan air sebanyak 9-9,5 liter kedalam bak adukan, lalu campur dengan MU-450 (40 kg) dan aduk hingga rata.
  • Pemasangan batu alam dilakukan secara manual dengan roskam bergigi sebagaimana umumnya.
  • Tebal spesi adukan perekat yang dianjurkan adalah 4-8 mm (bergantung pada jenis dan ukuran batu alam.
  • Supaya tampilannya lebih menarik, aplikasikan batu alam tanpa nat.
  • Untuk membuat batu alam tampak seperti menyambung satu dengan yang lainnya, jangan mengisikan adukan semen diantara celah batu alam.

Sumber artikel:
ideaonline.co.id
depobangunan.co.id

Sumber foto:
www.culturedstone.com

Arsip

[Arsip]