Ruang Informasi

Dapatkan Tip dan konsultasikan masalah bangunan Anda kepada kami.

Tips & Artikel

Dapur, Jantung Sebuah Rumah

Dari kamar mandi kini kita beranjak menuju dapur. Tidakkah Anda merasa bahwa dapur juga adalah bagian terpenting dari sebuah rumah? Dapur adalah ruangan esensial yang memberi kehangatan dalam sebuah rumah. Lagipula, untuk bisa bertahan hidup dengan makanan, tentu manusia memerlukan dapur. Ya, dapur adalah sebuah atau sebagian ruangan dalam bangunan rumah yang digunakan untuk memasak atau menyiapkan makanan.

Ada berbagai macam bentuk dan isi dapur sesuai dengan sejarah budaya masyarakat di negara-negara yang menggunakannya. Contohnya saja, di negara-negara barat, sebuah dapur pada umumnya dilengkapi dengan kompor, bak cuci dengan aliran air panas dan dingin, sebuah kulkas dan lemari dapur. Namun, banyak juga rumah yang menempatkan microwave, mesin pencuci piring dan perangkat elektronik lainnya di dalam dapur mereka.

Pada perkembangannya, dapur mengalami masa-masa dimana ditempatkan di patio sehingga bersifat terbuka (Yunani Kuno), atau terpisah dan benar-benar berada dalam satu ruangan khusus seperti yang hanya dimiliki oleh keluarga-keluarga kaya dan terpandang (jaman pertengahan), atau berupa dapur umum besar dengan peralatan dan kompor yang sederhana yang digunakan beramai-ramai oleh penduduk (Romawi).

Di tahun 1980-an, muncul konsep dapur yang “tidak biasa” karena adanya meja dapur atau countertop dengan bahan permukaan yang beragam, juga penempatan berbagai furnitur lain yang tidak biasa ditemukan di dapur. Orang-orang bahkan mulai memanfaatkan dapur untuk tempat menyantap makanan mereka dibandingkan menggunakan ruang makan.

Untuk alasan tersebut, dapur modern kini memakai tegel keramik tidak hanya sebagai pelapis dinding dan lantai saja, melainkan juga sebagai pelapis meja dapur (countertop) karena sifatnya yang tahan air, tahan lama dan mudah dibersihkan. Penggunaan keramik sebagai material utama dalam mendekorasi sebuah dapur juga memiliki keuntungan lain, misalnya saja, Anda dapat memilih warna dan corak yang sesuai dengan selera Anda untuk mendapat kesan yang lebih bersih, lebih hangat, lebih ceria, dan pastinya lebih menyenangkan.

Ada 3 hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam proses pemasangan keramik baik itu lantai atau dinding, yaitu:

Pertama, adalah bahan perekatnya, Mortar Utama (MU-400 dan MU-450) memiliki bahan perekat keramik atau mosaic yang dapat dipasang hanya dengan membutuhkan ketebalan 3 mm, hemat bukan! Dibandingkan dengan memasang keramik menggunakan metode konvensional yang membutuhkan ketebalan perekat sampai dengan 2-3 cm, hal ini sangat berguna dalam hal menghemat area pasang sehingga table top terlihat terpasang kompak dengan keramiknya.

Kedua, bahan pengisi nat (MU-408), pengisi nat dapat memiliki 2 fungsi: pertama, selain sebagai bahan pengisi sambungan antar keramik yang berguna untuk meminimalkan kotoran yang terperangkap, pengisi nat dapat berfungsi sebagai element decorative karena keragaman pilihan warnanya (MU memiliki 16 warna pilihan) sehingga Anda bisa memadupadankan antara warna Nat dengan warna keramik yang akan dipasang sehingga akan menambah keindahan dari kombinasi tersebut.

Ketiga, waterproofing (MU 600), melihat meja dapur sangat erat dengan fungsi mencuci atau area basah, maka sebisa mungkin tidak ada area yang terkontak langsung dengan rembesan air tanpa diproteksi oleh lapisan waterproofing. Karena ditakutkan rembesan air tersebut khususnya di tembok akan merembes ke tembok di belakangnya dan akhirnya merusak cat yang ada dibalik ruang cuci meja dapur tersebut.

Jika Anda tertarik untuk bereksperimen dengan dapur, Anda bisa mencoba teknik mosaik keramik (lihat artikel sebelumnya: Dekorasi dengan Keramik) dengan pola-pola unik kreasi Anda sendiri.


Sumber artikel:
en.wikipedia.org/wiki
www.doityourself.com/stry

Sumber foto:
hadland.tv/n1rv4n4g8

«  1 | 2